Langsung ke konten utama

Kapolres Lampung Timur Pimpin Langsung Launching Supervisi, Pembinaan, Serta Pengecekan Sarana dan Prasarana KTN


 LAMPUNG TIMUR
- Kapolres Lampung Timur yang dampingi Kasat Binmas memimpin langsung kegiatan Launching, Supervisi, Pembinaan, dan Pengecekan sarana dan prasarana Kampung Tangguh Nusantara (KTN) di Desa Lehan Kec. Bumi Agung, Kab. Lampung Timur, Rabu (17/2/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Bumi Agung IPTU Henur Muhammad S.H, M.H, Dandim 0429/ LT yang diwakili oleh Danramil Sukadana Kapten Inf Jumali, Camat Bumi Agung Hendra Setiawan, S.H, M.H., Kades Lehan,  Anggota Polsek Bumi Agung, dan Forkopincam Bumi Agung.

Kapolres Lampung Timur AKBP WAWAN SETIAWAN, S.IK, menerangkan bahwa  tujuan kegiatan tersebut yaitu Melaksanakan Pembinaan dan Pengecekan Posko Keamanan Kampung Tangguh Nusantara (KTN), Posko Kampung Tangguh Nusantara (KTN), Struktur pembentukan Kampung Tangguh Nusantara (KTN) ,Posko Kesehatan Covid -19 Kampung Tangguh Nusantara (KTN), dan Rumah isolasi warga Kampung Tangguh Nusantara (KTN).

“ Dengan adanya Program Kampung Tangguh Nusantara, Kita optimis bisa memerangi dan menekan angka Covid-19 di Kab. Lampung Timur ini, misalkan di desa  Mencegahan Penyebaran nya nanti ada posko untuk pengecekan keluar masuk masyarakat dan juga ada rumah isolasi di Desa, kemudian juga ada penerapan protokol kesehatan yang Insya Allah kita akan menambahkan apa yang menjadi kekurangan baik sarana maupun prasarana dalam Posko Kampung Tangguh Tersebut,” Jelas Kapolres Lampung Timur

Kapolres juga berharap masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas). Hal ini bertujuan untuk mengurangi potensi tertular atau menularkan Covid-19.

Hal senada diungkapkan Akp SI marbun Selaku Kasat Binmas, agar petugas selalu mengedukasi masyarakat untuk selalu menerapkan 5 M guna memutus mata Rantai penyebaran covid-19.

"Yang paling penting adalah mengedukasi pentingnya penerapan 5M kepada masyarakat, Petugas rutin berkeliling menghimbau masyarakat agar tetap disiplin menggunakan masker,”imbaunya

Diakhir sambutan, Hendra Setiawan,S.H,M.H mengatakan, bahwa dirinya berterima kasih kepada Kapolres yang telah hadir dalam Launching KTN Desa Lehan, dan dirinya optimis bahwa Desa Lehan memenuhi seluruh Kriteria Penilaian.

"Saya berterima kasih kepada Kapolres yang telah hadir, kami yakin Desa Lehan memenuhi seluruh Kriteria Penilaian, karna di Desa Lehan semua yang menjadi Kriteria Penilaian memang sudah berjalan." pungkasnya. | Yns

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gunung Anak Krakatau Meletus, Abu Turun dan Belerang Tercium, Warga Siaga

POLIS, Bandar Lampung –  Gunung anak Krakatau meletus, adapun erupsi terjadi pada pukul 21.58 WIB malam, dengan tinggi kolom abu teramati ± 200 m di atas puncak dan ± 357 m di atas permukaan laut. Erupsi ini juga terekam di seismograf situs Magma Kementerian ESDM dengan amplitude maksimum 40 mm dan durasi 72 detik. Pasca kejadian sekitar pukul 13.11 WIB, Warga pulau subesi Lampung Selatan, Bapak Syamsir yang dekat dengan Gunung anak krakatau menceritakan bahwa benar ada suara gemuruh sebanyak dua kali. Meski demikian hingga sambungan telepon itu terhubung pihaknya menyatakan situasi masih aman karena tak ada getaran yang begitu terasa. “Iya tadi sekitar pukul setengan sebelas ada gemuruh keras, trus belum lama ini juga ada terdengar,” ujar pak Syamsir saat dihubungi media, Sabtu (11/04/2020). Tak hanya mendengar suara gemuruh katanya, pasca beberapa waktu letusan aroma belerang juga tercium, sehingga beberapa warga dan aparat desa mulai berkumpul untuk berjaga-jaga. Kami tetap tenang k

Diduga Kuat Kades Pulau Legundi Tilep Dana Desa Hingga Ratusan Juta Rupiah

Pesawaran -  Kepala Desa Pulau Legundi, Kecamatan Punduh Pidada, A. Zulchoidir diduga kuat menggelapkan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2018-2019 sampai 2020. Dugaan tersebut dilihat dari ada beberapa item kegiatan belanja yang tidak dilakukan alias fiktif, selama 3 tahun berturut-turut, padahal sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Hal itu diperkuat dengan adanya pernyataan dari beberapa Tenaga Kesehatan kepada awak media beberapa waktu yang lalu, untuk menanyakan Dana Desa untuk kesehatan kemana saja. "Memang bapak sudah tanya dana desa buat kesehatan kemana saja? a tau tidak menanyakan ada tidak dana desa itu untuk kesehatan?" kata salah satu Nakes Punduh Pidada yang identitasnya dirahasiakan.  Sementara menurut data yang ada pada redaksi bahwa untuk Anggaran Kesehatan dari DD tahun anggaran 2020 saja nilainya sangat Fantastis yakni Rp.34.200.000,00 Dan ketika media mencoba mengkonfirmasi kepada salah satu Tenaga Kesehatan di P