Langsung ke konten utama

DMI Mengajak Para Ulama Jadi Garda terdepan dalam Sosialisasi Program Vaksinasi Covid-19

 JAKARTA | Guna menekan tingginya angka penderita Covid-19 di ibukota, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta mengajak para ulama untuk menjadi garda terdepan dalam menyampaikan langkah-langkah pencegahan dan prosedur kesehatan (prokes) yang dianjurkan pemerintah.

Terkait dengan program pemerintah tentang vaksinasi untuk mencegah perkembangan virus Covid-19 ( vaksin Covid-19), menurut KH. Ma'mun Al Ayyubi para ulama harus menjadi garda terdepan karena ulama adalah panutan dari umat.

"Ketika para ulama mendukung program pemerintah, maka semua akan menjadi lancar. Terlebih vaksinasi ini memang semua sangat diperlukan dalam rangka membentengi dirinya agar terhindar dari penularan Covid-19", ujar Ketua DMI DKI Jakarta KH. Ma'mun Al Ayyubi di sekretariat DMI DKI Jakarta, Islamic Centre, Koja, Jakarta Utara (Jum'at, 26/02/2021).

Ia mengatakan vaksin Covid-19 menjadi penting dan peran ulama juga sangat signifikan untuk memberikan contoh terhadap masyarakat karena ulama merupakan pembina umat sekaligus menjadi panutan.
Karena ulama adalah garda terdepan, maka ulama menyampaikan kepada masyarakat (umat) akan pentingnya vaksin dan bagaimana agar masyarakat juga ikut mendukung program vaksinasi ini. Sosialisasi ini disampaikan baik kepada sesama tokoh agama maupun masyarakat umum.

Himbauan yang disampaikan kepada masyarakat dapat dilakukan melalui media dakwah, baik dalam ceramah-ceramah keagamaan, mejelis taklim, ataupun khotbah Jum'at.

Langkah ini menjadi sangat signifikan manakala ulama bisa berperan. Karena memang ulama lebih banyak berbicara dan lebih banyak memiliki kesempatan untuk menyampaikannya dimimbar-mimbar Jum'at, pengajian dan sebagainya.

"Pada kesempatan ini saya mengajak teman-teman, terutama para khotib yang dibina oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) agar bersama-sama bahwa didalam memutus mata rantai Covid-19. Ini adalah tugas kita semua", ajak KH. Ma'mun Al Ayyubi.

Ma'mun juga menilai perlu ada edukasi tentang covid-19 bagi para ulama dan tokoh agama tentang vaksin itu sebelum para ulama lebih jauh mendalami dan menyosialisasikannya ke masyarakat luas. Apalagi jika para ulama sudah divaksin terlebih dahulu, maka para ulama tidak hanya sekedar berbicara menyampaikan langkah pencegahan penyebaran pandemi tapi juga sudah bisa memberikan kesaksian bahwa dirinya sudah divaksin.

"Itu sesuatu yang luar biasa pastinya. Lalu dimunculkan flyer-flyer bergambar foto para tokoh ulama dengan tulisan 'Saya siap divaksin', paling tidak itu sudah menjadi langkah awal", ujarnya penuh antusias.

Ma'mun mengakui didalam upaya membantu program-program pemerintah untuk penanggulangan pandemi terdapat beberapa hambatan yang ditemukan, salahsatunya kabar-kabar hoax dan sikap nyinyir yang bermunculan dimedia sosial (medsos) dari sebagian masyarakat yang tidak setuju dengan pemberian vaksin. Upaya provokasi dari sumber yang tidak jelas itu tentu membuat masyarakat merasa ketakutan terlebih dulu sebelum divaksin.

"Karena itu saya mengajak masyarakat dan teman-teman sekalian, kalau belum tahu apa itu vaksin Covid-19 janganlah membuat masyarakat menjadi takut. Lebih baik diam dan cari selamat. Kalau perlu mencari tahu itu lebih baik", ujar Ma'mun.

Mengacu pada fatwa MUI tentang kehalalan vaksin Covid-19, Mu'min menegaskan bahwa fatwa inipun bukan diambil oleh seseorang tetapi hasil dari musyawarah dan muzakarah (tukar pikiran) para ulama.
Oleh karena itu ketika MUI sudah meyatakan halal, maka tidak ada pilihan lain kecuali umat mengikutinya.

"Kalau tidak mengikuti fatwa ini, kita ikut siapa lagi? Jadi dengan adanya sertifikasi halal dari MUI untuk vaksin Covid-19, saya menghimbau kepada masyarakat agar tidak lagi ragu terhadap vaksin. Karena pertama, vaksin ini sudah dinyatakan halal dan ada sertifikasi halal dari MUI. Kedua, pemerintah tidak akan merugikan masyarakat tapi ini merupakan upaya kita supaya kita mengalami hidup yang normal", tegas Mu'min.

Kondisi masyarakat yang sudah sangat memprihatinkan terutama dengan terpuruknya perekonomian lantaran pandemi Covid-19, menjadi salahsatu harapan terbesar agar masyarakat lebih sadar untuk mengikuti protokol kesehatan. "Kita semua ingin wabah ini segera berlalu, tetapi kalau masyarakat masih banyak yang tidak patuh tentu pandemi akan sulit dikendalikan", tutupnya.

DMI DKI Jakarta terlibat dalam upaya nyata penanggulangan dan pencegahan Covid-19 sejak April 2020.
Khusus di DKI Jakarta, ada sekitar 3.900-an masjid dan hampir 8.000 mushola yang siap dilibatkan untuk sosialisasi vaksin Covid-19.

Sebagai salahsatu lembaga keagaamaan ditanah air, DMI DKI Jakarta berharap ada kerjasama yang baik antar lembaga keagamaan lainnya (tidak hanya dari kalangan muslim) dalam sosialisasi vaksin Covid-19.

Komisi Fatwa MUI Pusat pada 8 Januari 2021 telah menetapkan bahwa vaksin Covid-19 suci dan halal. | Je

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUT ke-70 Ditpolairud Polda Lampung Laksanakan Syukuran dan Tabur Bunga

Bandar Lampung | Kapolda Lampung Irjen Pol. Drs. Purwadi Arianyanto, M.Si., mengikuti Pelaksanaan Upacara Virtual Dalam Rangka HUT Polairud Ke 70 Tahun 2020, Acara dilaksanakan di Aula GWS Polda Lampung, yang dihadiri Oleh Danlanal Lampung, DanBrigif 4 Mar/BS, Kabasarnas Lampung, KA KSOP Panjang, Kakanwil Bea Cukai Lampung, Kepala Balai Karantina Ikan, GM PT Pelindo II, GM PT Pertamina Panjang, GM.PT Bukit Asam, Kepala BMKG Provinsi Lampung, PJU Polda Lampung. Selasa, 1 Desember 2020. Dalam Rangka Acara HUT Polairud ke 70 bertindak selaku inspektur Upacara Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs Idham Aziz,M.Si yang dilaksanakan secara virtual di mabes Polri. Dengan Tema HUT Polairud ke 70 ini Dengan Semangat Promoter Polairud Siap Mengamankan Pilkada 2020 Dalam Rangka Mendukung Pembangunan Nasional dengan ini diharapkan Polairud mampu mendukung pengamanan dalam pendistribusian Kotak suara dan pergeseran pasukan Diwilayah Kepulauan yg tidak dpt dijangkau oleh Transportasi darat, serta Senan...

Kebijakan OJK Menjaga Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga Hingga Akhir Tahun

Jakarta -  28 Desember 2020. Otoritas Jasa Keuangan terus meningkatkan pengawasan dan pelaksanaan kebijakan yang telah dikeluarkan untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan di tengah perlambatan perekonomian akibat dampak pandemi Covid-19. Sampai dengan data November 2020, stabilitas sistem keuangan masih dalam kondisi terjaga di tengah upaya OJK dalam mendukung kebijakan pemulihan ekonomi nasional yang terus dilakukan Pemerintah. Berbagai kebijakan dan instrumen pengawasan telah dikeluarkan OJK untuk mencegah dampak pandemi Covid-19 yang lebih luas terhadap perekonomian dan sektor keuangan, khususnya untuk membantu masyarakat, sektor informal, UMKM dan pelaku usaha, d iantaranya dengan kebijakan restrukturisasi kredit dan pembiayaan (leasing) yang diperpanjang hingga Maret 2022.  Hingga 30 November, total kredit restrukturisasi Covid-19 mencapai Rp951,2 triliun dari sekitar 7,53 juta debitur di perbankan yang terdiri dari 5,80 juta debitur UKM dengan nilai Rp382 triliun d...

Wanteror Gegana Patroli Cipta Kamtibmas Titik Titik Rawan Kriminal

 Bandar Lampung – Sabtu 26/12/20 personil Detasemen Gegana Satbrimob Polda Lampung yang tergabung dalam Satgas Ops Lilin Krakatau 2020 Polda Lampung melaksanakan Patroli Kamtibmas di titik titik Rawan Kriminalitas. Menindak lanjuti perintah Komandan Satuan Brimob Polda Lampung Kombes Pol Donyar Kusumadji, S.IK yang di wakili oleh Wadanden Gegana Selaku Kasubsatgas BanOps Brimob Akp Sugeng Sumanto, SE., MH bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Brimob Kepada Masyarakat dimana sedang berlangsung nya operasi Lilin Krakatau 2020 Polda Lampung maka dari itu dengan kehadiran kita disana bisa meminimalisir segala bentuk kriminalitas baik C3 maupun tindakan premanisme serta kejahatan lainnya. Dalam Kegiatan Patroli dibawah pimpinan Aipda Hanafi selaku Danru Patroli menekanan Kepada setiap personil yang melaksanakan Kegiatan patroli agar selalu siap siaga menyikapi segala kejadian yang ada di Bandar Lampung dimana ada beberapa titik rawan kriminal yang harus diwaspadai selain itu Bang...