Langsung ke konten utama

HMI Cabang Depok Ajak Masyarakat Tidak Berburuk Sangka Pada Negara


Depok |
Menyikapi polemik kasus penembakan 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) yang hingga kini masih diwarnai dengan pro-kontra penyebab kematiannya dikalangan publik, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Depok, Bagas Kurniawan mengajak seluruh pihak untuk tidak terprovokasi dan suudzon (berburuk sangka) kepada negara. 

Dibidang hukum dan HAM, menurutnya saat ini kita perlu memberikan kepercayaan kepada lembaga-lembaga Negara, baik itu institusi-institusi penegak hukum, seperti kepolisian, lembaga negara lainnya, maupun tim independen agar mereka melakukan gelar perkara atau pengusutan mendalam terlebih dahulu sehingga penuntasan kasus ini nantinya bisa terbuka dengan seadil-adilnya. 

Bagas mengajak seluruh kalangan untuk tidak berburuk sangka terlebih dahulu, mengingat situasi perkembangan informasi yang begitu cepat membuat informasi mudah didapat termasuk dari pihak-pihak yang saling berlawanan. 

“Dibidang hukum dan HAM, saya rasa saat ini kita perlu mempercayakan lembaga-lembaga negara yang ada, baik itu institusi-institusi penegak hukum, seperti kepolisian, lembaga negara lain, maupun tim independen untuk melakukan gelar perkara atau mungkin pengusutan dari kasus ini, sehingga kasus ini secara seadil-adilnya bisa terbuka. Jadi kita tidak terprovokasi terlebih dahulu. Karena kita juga tidak saling suudzon satu dengan yang lainnya", ajak Bagas di kantor sekretariat HMI Cabang Depok, Kamis (17/12/2020).

Paska Pilpres 2019, ketegangan politik menurut Bagas sudah banyak menurun dengan bergabungnya Prabowo Subianto menjadi Menteri Pertahanan (Menhan). Sementara Pilpres masih 3,5 tahun lagi. Sehingga beberapa tahun ke depan adalah masanya fokus bekerja untuk bangsa. Meski demikian ia mengakui tensi sosial saat ini tinggi, maka menurutnya pemerintah perlu berhati-hati agar tidak melakukan hal yang bisa dipersepsikan sebagai bentuk ketidak-adilan dan memicu keresahan serta menimbulkan konflik dimasyarakat. Pemerintah juga perlu dikritisi dan dikawal oleh masyarakat sipil apabila ada kebijakan yang merugikan masyarakat banyak. Tapi pada sisi lain, kalau ada elemen masyarakat yang jelas melakukan aksi separatisme seperti deklarasi kemerdakaan Papua perlu ditindak tegas. 

“Dalam Quran ada ayat yang berbunyi inna maal usri yusro dan minazzulumatin ilan nur, setelah kesulitan ada kemudahan, habis gelap terbitlah terang. Ujian kita sebagai bangsa, apakah kita bisa melewati masa kegelapan dan kesulitan ini bersama-sama dan berkolaborasi serta saling menasehati dengan jujur dan baik (watawa shaubil haq watawa shaubis shobr) atau bangsa bisa diadu domba dan justru menjadi lebih lemah ibarat buih di lautan. Mudah-mudahan kita lolos ujian dan termasuk golongan yang pertama," ujar Bagas mengutip salah satu ayat suci Al Quran.

Bagas juga menyatakan, masyarakat khususnya pemuda dan mahasiswa harus terus mengawal berbagai peristiwa yang terjadi pada bangsa ini dan terus memberikan kontribusi baik secara gagasan ataupun upaya bantuan untuk mempecepat pemulihan krisis ekonomi sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Untuk itu Bagas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu-membahu, bergotong royong agar dapat keluar dari krisis kesehatan dan krisis ekonomi yang sekarang tengah melanda dunia, termasuk Indonesia. Ia juga menambahkan bahwa bangsa Indonesia yang hingga kini masih menghadapi banyak tantangan, terutama dibidang kesehatan, dimana penyebaran virus Covid-19 masih saja terjadi. Sementara keberadaan vaksin masih menunggu approval (persetujuan) BPOM untuk kemudian didistribusikan. 

"Tantangan kesehatan mempunyai dampak ekonomi karena perlu mengurangi pergerakan (mobilitas) dan kerumunan, sehingga permintaan dan konsumsi masyarakat menurun, dan akhirnya banyak perusahaan yang merugi serta operasi below capacity. Apalagi tidak semua orang mempunyai pekerjaan tetap dan kondisi keuangan yang kuat sampai vaksin datang. Karena itu kita perlu saling mengingatkan untuk disiplin menjaga 3M (memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun) ketika keluar rumah dan tidak memberikan stigmanisasi negatif terhadap penderita Covid-19.” Pungkas Bagas. | red

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUT ke-70 Ditpolairud Polda Lampung Laksanakan Syukuran dan Tabur Bunga

Bandar Lampung | Kapolda Lampung Irjen Pol. Drs. Purwadi Arianyanto, M.Si., mengikuti Pelaksanaan Upacara Virtual Dalam Rangka HUT Polairud Ke 70 Tahun 2020, Acara dilaksanakan di Aula GWS Polda Lampung, yang dihadiri Oleh Danlanal Lampung, DanBrigif 4 Mar/BS, Kabasarnas Lampung, KA KSOP Panjang, Kakanwil Bea Cukai Lampung, Kepala Balai Karantina Ikan, GM PT Pelindo II, GM PT Pertamina Panjang, GM.PT Bukit Asam, Kepala BMKG Provinsi Lampung, PJU Polda Lampung. Selasa, 1 Desember 2020. Dalam Rangka Acara HUT Polairud ke 70 bertindak selaku inspektur Upacara Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs Idham Aziz,M.Si yang dilaksanakan secara virtual di mabes Polri. Dengan Tema HUT Polairud ke 70 ini Dengan Semangat Promoter Polairud Siap Mengamankan Pilkada 2020 Dalam Rangka Mendukung Pembangunan Nasional dengan ini diharapkan Polairud mampu mendukung pengamanan dalam pendistribusian Kotak suara dan pergeseran pasukan Diwilayah Kepulauan yg tidak dpt dijangkau oleh Transportasi darat, serta Senan...

Kebijakan OJK Menjaga Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga Hingga Akhir Tahun

Jakarta -  28 Desember 2020. Otoritas Jasa Keuangan terus meningkatkan pengawasan dan pelaksanaan kebijakan yang telah dikeluarkan untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan di tengah perlambatan perekonomian akibat dampak pandemi Covid-19. Sampai dengan data November 2020, stabilitas sistem keuangan masih dalam kondisi terjaga di tengah upaya OJK dalam mendukung kebijakan pemulihan ekonomi nasional yang terus dilakukan Pemerintah. Berbagai kebijakan dan instrumen pengawasan telah dikeluarkan OJK untuk mencegah dampak pandemi Covid-19 yang lebih luas terhadap perekonomian dan sektor keuangan, khususnya untuk membantu masyarakat, sektor informal, UMKM dan pelaku usaha, d iantaranya dengan kebijakan restrukturisasi kredit dan pembiayaan (leasing) yang diperpanjang hingga Maret 2022.  Hingga 30 November, total kredit restrukturisasi Covid-19 mencapai Rp951,2 triliun dari sekitar 7,53 juta debitur di perbankan yang terdiri dari 5,80 juta debitur UKM dengan nilai Rp382 triliun d...

Wanteror Gegana Patroli Cipta Kamtibmas Titik Titik Rawan Kriminal

 Bandar Lampung – Sabtu 26/12/20 personil Detasemen Gegana Satbrimob Polda Lampung yang tergabung dalam Satgas Ops Lilin Krakatau 2020 Polda Lampung melaksanakan Patroli Kamtibmas di titik titik Rawan Kriminalitas. Menindak lanjuti perintah Komandan Satuan Brimob Polda Lampung Kombes Pol Donyar Kusumadji, S.IK yang di wakili oleh Wadanden Gegana Selaku Kasubsatgas BanOps Brimob Akp Sugeng Sumanto, SE., MH bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Brimob Kepada Masyarakat dimana sedang berlangsung nya operasi Lilin Krakatau 2020 Polda Lampung maka dari itu dengan kehadiran kita disana bisa meminimalisir segala bentuk kriminalitas baik C3 maupun tindakan premanisme serta kejahatan lainnya. Dalam Kegiatan Patroli dibawah pimpinan Aipda Hanafi selaku Danru Patroli menekanan Kepada setiap personil yang melaksanakan Kegiatan patroli agar selalu siap siaga menyikapi segala kejadian yang ada di Bandar Lampung dimana ada beberapa titik rawan kriminal yang harus diwaspadai selain itu Bang...